Selasa, 05 Maret 2019

Contoh Desain Id Card Panitia Vektor Cdr


ID Card adalah kartu yang tidak hanya sebagai kartu identitas karyawan perusahaan, tetapi memberi arti tersendiri dalam mendukung formalitas dan nilai atau image perusahaan .

Sebagaian fungsi ID Card adalah :

1. Saat Rekanan atau Konsumen berkunjung kesan formal dan rapi dapat dimunculkan.

2. Kesan rapi dan formal akan tercipta ketika semua orang menggunakan ID Card, hal itu akan memberi kesan positif pada suasana kerja.

3. Mempermudah seseorang mengenal dan meminta bantuan kepada karyawan sesuai dengan divisi dan nama pada kartu ID.

4. Membedakan dan memisahkan secara tegas antara karyawan dan non karyawan untuk menjaga keamanan , penyusupan, dan hal-hal yang tidak diinginkan.

5. Kartu ID dapat berfungsi sebagai presensi.

6. Banyak sekali jenis kartu di masa sekarang mulai dari kartu magnetik seperti ATM , Kartu proximity (Mifare) yang dengan frekuensi dan data yang dapat di input ke dalam kartu bisa untuk absensi dan akse (buka Pintu) tanpa harus menyentuhkan kartu, ada barcode dll.

7. Akan dapat mempermudah direksi atau sesama karyawan untuk mengenal secara tepat bagian apa (divisi) dan nama yg bersangkutan . sangat bagus apabila setiap divisi bisa dibedakan dengan warna.

8. ID Card untuk pengenal misalnya kita sebagai panitia atau peserta dalam acara tertentu

9. Sebagai Alat promosi keluar apabila karyawan berkunjung ke perusahaan lain. Dengan memakai ID card perusahaan lain akan mudah mengenal perusahaan kita

Terkadang kita menjadi panitia dalam urusan desain mendesain dan kita binggung dengan desain apa yang mau kita buat, bentuk warna dll. Lha kali ini saya akan membagikan desain vektor dengan format cdr (format corel draw) Corel Draw yang saya pakai adalah versi 18 jadi untuk membukanya harus versi 18 juga atau atasnya ya...

Tampilanya seperti berikut:
Desain Id Card Vektor
Id Card

Untuk mendownload versi vektor bisa klik DI SINI. Server yang saya gunakan adalah GOOGLE DRIVE


Read more

Jumat, 18 Januari 2019

Cara Menginstal Web Server Xampp

logo xampp

Xampp merupakan sebuah perangkat lunak yang berguna untuk membuat server lokal (localhost). Misalnya kita mempunyai projek mengunakan framework laravel bisa kita jalankan sendiri di komputer kita sendiri tanpa harus membeli hosting.

Cara mengintal  Xampp adalah sebagai berikut:
1. Kunjungi halaman
download xampp
2. Download xampp versi manapun, dalam tutorial ini menggunakan xampp versi 7.2.6 dan PHP 7.2.6
3. Jalankan installernya, ikuti langkah – langkah sesuai default dan tunggu hingga proses selesai
Read more

Pengenalan Framework Laravel

Laravel adalah sebuah framework PHP yang dirilis dibawah lisensi MIT, dibangun dengan konsep MVC ( Model View Controller). Laravel adalah pengembangan website berbasis MVP yang ditulis dalam PHP yang dirancang untuk meningkatkan kualitas perangkat lunak dengan mengurangi biaya pengembangan dan biaya pemeliharaan, dan untuk meningkatkan pengalaman bekerja dengan aplikasi dengan menyediakan sintaks yang ekspresif, jelas, dan menghemat waktu. Laravel dirilis pada tahun 2009 oleh Taylor Otwel. Saat ini Taylor sudah merilis Laravel hingga versi 5.6.

MVC adalah sebuah pendekatan perangkat lunak yang memisahkan aplikasi logika dari presentasi. MVC memisahkan aplikasi berdasarkan komponen komponen aplikasi, seperti manipulasi data, controller, dan user interface.
  1. Model, Model mewakili struktur data. Biasanya model berisi fungsi – sungsi yang membantu seseorang dalam pengelolaan basis data seperti memasukkan data ke basis data, pembaruan data dan lain lain.
  2. View, View adalah bagian yang mengatur tampilan ke pengguna. Bisa dikatakan berupa halaman web.
  3. Controller,Controller merupakan bagian yang menjembatani model dan view.

Beberapa fitur yang terdapat di Laravel :
  1. Bundles, yaitu sebuah fitur dengan system pengemasan modular dan tersedia beragam di aplikasi. 
  2. Eloquent ORM, merupakan penerapan PHP lanjutan menyediakan metode internal dari pola “active record” yang mengatasi masalah pada hubungan pada hubungan objek database. 
  3. Application Logic, merupakan bagian dari aplikasi, menggunakan controller atau bagian Route. 
  4. Reverse Routing, mendefinisikan relasi atau hubungan antara Link dan Route. 
  5. Restful controllers, memisahkan logika dalam melayani HTTP GET and POST. 
  6. Class Auto Loading, menyediakan loading otomatis untuk class PHP. 
  7. View Composer, adalah kode unit logical yang dapat dieksekusi ketika view sedang loading. 
  8. IoC Container, memungkin obyek baru dihasilkan dangan pembalikan controller. 
  9. Migration, menyediakan system control untuk skema database. 
  10. Unit Testing, banyak tes untuk mendeteksi dan mencegah regresi. 
  11. Automatic Pagination, menyederhanakan tugas dari penerapan halaman.
Sebelum memulai Laravel beberapa hal yang harus dipersiapkan adalah :
Install server seperti XAMPP
  1. Install Composer
  2. Text editor seperti notepad, sublime, notepad++, visual studio code dan lain lainnya.
  3. Web Browser seperti Google Chrome, Mozilla Firefox dan lainnya.
Read more